Kamis, 18 September 2014

PEMBUATAN KOMPOS BOKASHI


Alat dan Bahan
-          Kotoran hewan (5 kg)
-          Sekam (2 kg)
-          Serbuk Gergaji (2 kg)
-          EM4 1 botol
-          Gula Merah (1 kg)
-          Botol Aqua menengah (20 bh)
-          Air secukupnya
-          Terpal (2 m)
-          Tali Plastik

 Cara Kerja
-       Pertama-tama dibuat larutan dari EM4, molasses/ gula dan air  dengan perbandingan  1 ml : 1 ml :1 liter air. Masukkan ke dalam botol aqua menengah dan diamkan selama 1 minggu.
-    Bahan sekam, serbuk gergaji dan kotoran hewan dicampur merata di atas terpal yang kering dengan perbandingan 1:1:1
-       Selanjutnya bahan disiram larutan EM4 secara perlahan dan bertahap sehingga terbentuk adonan. Adonan yang terbentuk jika dikepal dengan tangan, maka tidak ada air yang keluar Begitu juga bila kepalan dilepaskan maka adonan kembali mengembang (kandungan air sekitar 30%).
-   Adonan selanjutnya dibuat menjadi sebuah gundukan setinggi 15-20 cm. Gundukan selanjutnya ditutup dengan terpal hitam selama 3-4 hari dengan menggunakan tali agar lebih kuat.
-     Setelah tujuh hari terpal dapat dibuka. Pembuatan bokashi dikatakan berhasil jika bahan bokashi terfermentasi dengan baik.
-        Bokashi yang sudah jadi sebaiknya langsung digunakan atau setelah kering bokashi dapat dikemas di dalam kantung plastik.



Proses Pembuatan Bokashi
                                            


Bahan sekam, serbuk gergaji dan kotoran hewan perbandingan 1:1:1




 


Bahan sekam, serbuk gergaji dan kotoran hewan dicampur merata di atas terpal yang kering





Bahan disiram larutan EM4 secara perlahan dan bertahap sehingga terbentuk adonan





                                                                                                                           


Lalu di aduk merata hingga saat di kepal tidak mengeluarkan air dan saat di kepal tidak menggumpal







Lalu di kemas/ditutup dengan terpal hitam untuk melancarkan proses fermentasi







PEMBUATAN TEMPE & TAPE

PEMBUATAN TEMPE 


1. Sediakan kedelai 1 kg dipilah-pilah, buang kedelai yang rusak atau busuk 
2. Kedelai kemudian direndam semalam. Selanjutnya, buang air rendaman dan kedelai dicuci bersih. 3. Rebus kedelai sampai mendidih, setelah dingin lalu cuci 
4. Kedelai tadi direndam sekitar 12-24 jam 
5. Lakukan pencucian dengan air mengalir 
6. Kemudian, kedelai dikupas kulitnya sampai bersih 
7. Kedelai yang sudah dikupas kulitnya sampai bersih, selanjutnya direbus sampai mendidih 
8. Setelah direbus, kedelai didinginkan/ditiriskan 
9. Setelah dingin benar lakukan peragian, ½ sendok the ragi untuk kg kedelai 
10. Selanjutnya tempe dibungkus, bisa dengan daun pisang atau plastic yang dilubangi dengan paku jarak ± 1 cm 
11. Setelah dibungkus, lakukan proses fermentasi/pemeraman, selama 2-3 hari 
12. Tempe siap untuk diolah dijadikan makanan 

 TAPE SINGKONG
1.  Pilihlan singkong yang bagus ( 1 kg), kemudian dipotong-potong sesuai selera dan dicuci bersih
2. Kemudian potongan singkong tersebut direbus sampai matang ( jangan terlalu lunak) kemudian        ditiriskan
3. Tunggu singkong tersebut sampai dingin
4. Sediakan ragi tape ( ½ sendok teh) yang bisa dibeli ditoko makanan, kemudian ditumbuk halus dan diayak pakai ayakan atau saringan
5. Taburkan ragi halus kesingkong-singkong yang sudah dingin sampai rata
6. Bungkuslah singkong dengan memakai daun pisang atau plastik
7. Sediakan tempat atau baskom untuk menyimpan singkong yang sudah dibungkus dengan daun  pisang tadi
8. Bungkuslah baskom dengan memakai kain, peram selama 2-3 hari
9. Setelah 3 hari bukalah bungkusan singkong tersebut
10. Tape singkong siap untuk dinikmati :)